Kemarin temanku berulang tahun, seorang wanita yang kini sudah sangat remaja. Beberapa bulan yang lalu dia pernah meminta sebuah tas Kepada Ku, aku bingung kenapa dia sering meminta sesuatu Kepada Ku padahal aku Dan dia tidak mempunyai hubungan yang special, hanya sekedar teman biasa saja, dan aneh nya dia jarang meminta sesuatu Kepada pacarnya tapi kalau Kepada Ku dia sering meminta banyak hal, hmm sungguh menbingungkan.
Saat dia meminta Kepada Ku aku menolaknya dengan dingin, aku juga pernah bertanya kepadanya, "kenapa kamu tidak minta saja sama pacarmu?", Lalu jawabnya "aku maunya dibeliin kamu". Sungguh dia sering memaksaku untuk membelikannya tas tapi aku tolak saja, akhirnya dia menyerah juga, dia juga tidak perna memaksaku akhir-akhir ini. Namun aku merasa ada utang dengan dia perihal permintaan dia tadi. Aku Dan wanita itu berada beda pulau, dikarenakan aku harus merantau menuntut ilmu disini untuk masa depan yang cerah.
Secara tidak sadar oleh dia, aku meminta alamat lengkap dia dengan alasan untuk data pribadi saja. Dia memberikanku alamat lengkap nya tanpa curiga dengan Ku, lalu aku juga meminta no Hp dia dengan alasan untuk menambah kontak saja, dia memberikanku no Hp nya. Lalu aku membuka situs online Dan mencari tas yang dia inginkan, sebentar saja aku mencari Dan menemukan tas yang dimaksud dengan model yang menarik, tanpa pikir panjang aku memesan secara online Dan mengirimkan barang itu kerumahnya tepat dihari ulang tahun nya.
Barang itupun diterimanya, aku mengawali chat dengan menanyakan apakah ada barang untuknya datang, dia tidak membalas pesanku namun langsung mengajak aku video call, dia menunjukan tas yang sudah datang, dikarenakan sinyal jelek aku memutuskan berhenti video call Dan menelpon dia langsung. Pada pembicaraan kami selama di telpon dia banyak cerita betapa kagetnya dia mendapat paket kiriman berisi tas dari aku, sungguh dia tidak membanyangkan hal ini katanya.
Pada pembicaraan lewat telpon itu aku tidak mau berlama-lama bicara dengan dia, bukan nya apa ya, aku merasa bahwa dia menyimpan sesuatu kepadaku, entah apakah itu, mungkin saja perasaannya. Sungguh aku tidak merasakan apapun kepadanya hanya sebatas teman saja, tidak lebih. Entah ini hanya perasaan Ku saja atau memang benar, tapi Ku harap hanya perasaan Ku saja. Bicara cinta memang susah menjelaskan, kalau ada yang membaca artikel sebelumnya yang menyatakan bahwa aku belum pernah pacaran, Dan ini merupakan hal terbaik untuk menikung dia Dan menjadikannya pacar sungguh itu tidak mungkin, walaupun single begini aku juga memilih dengan hati. Bicara cinta memang tidak ada habisnya ya.
Grey Small Pencil
22 Oktober 2016
Sumber gambar

No comments
Post a Comment